Para Penganggu

2566 Kata

"Gue gak tahu sih siapa tuh cewek. Namanya apalagi. Gak kepikiran buat nanya juga." Ia akhirnya curhat pada Arinda soal kejadian tadi. Ya tentu saja sambil makan siang. "Staf di kantor?" "Iya lah satu kantor. Kan gue mergokin barusan di kantor." "Yang ini kali ya?" Ia mencari ponselnya. Kemudian mengetik nama sebuah akun. "Masa lo gak tahu sih, Kak? Emang ada cewek yang ngaku-ngaku jadi pacarnya Bang Husein. Staf kantor juga. Nih yang ini gak?" Rain menatap wajahnya. Tentu saja tak asing. "Nah iya bener!" Ia baru tahu. Begitu Arinda memberikan banyak rangkuman persoalan gadis ini, ia dibuat terkejut-kejut. Arinda justru geleng-geleng kepala. "Lo ke mana aja sih? Gue kira lo tahu dan lo percaya Bang Husein makanya tenang-tenang aja." "Gue mana tahu." Ia kebingungan sebenarnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN