Bonus 28

1311 Kata

Sudah pernah dibilang kan kalau tidak akan ada yang mudah ketika berurusan dengan Vania. Hahahaha. Yeah ia yang memang tipikal awalnya adalah perempuan yang sangat lah gengsi, ketika ditanya seperti itu oleh Kenzie pun tak bergeming sedikit pun. Cinta? Ohoo. Sudah sampai punya anak begini mana mungkin lah ia gak cinta. Tapi ia ingin melihat seberapa keras Kenzie berusaha dan mencoba untuk memahaminya. "Gak paham gue...." Ia gelisah sendiri. Hahahahaa. Mendadak dibuat kelimpungan begini. Karena ia merasa sudah berusaha keras loh. Kan sebelum-sebelumnya ia belum menunjukkan lewat kata-kata dan hanya berupa tindakan. Eeh tampaknya tak cukup. Kini sudah lewat kata-kata pun, rasanya tak ada perubahan. Malah makin diketusi Vania. "Kamu bilang begitu karena mau anak kedua kan?" Hahahahaha. Va

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN