Setelah mengatakan hal itu, Reynand bangkit berdiri dan pergi dari hadapan Melinda. Meninggalkan Melinda yang marah dan menghancurkan semua yang ada di meja makan. Seraya memaki-maki Reynand dengan kata-kata kasar. Makanan yang telah disiapkan oleh dirinya dan bibi pun hanya berakhir sia-sia belaka. Bahkan Reynand tidak melihatnya sama sekali. Melinda merasa semua usahanya hanya sia-sia belaka untuk mendekati Reynand dengan cara halus. Maka dari itu, nampaknya ia harus menggunakan cara yang lain. Agar bisa mendapatkan tubuh Reynand secepatnya. Karena jika ia bisa ‘tidur’ bersama dengan Reynand dan berhasil mendapatkan anak darinya. Maka posisinya akan semakin kuat. Dan tentu saja, mertuanya itu tidak akan mengijinkan Reynand yang bisa saja sewaktu-waktu menceraikannya kapan saja ia mau.

