Setelah menikmati waktu kebersamaan dengan keluarga Kanaya. Reynand dan istrinya itu harus segera kembali ke Jakarta. Sebab banyak sekali pekerjaan yang ditinggalkan oleh Reynand tampak menumpuk. Sebab memang Reynand belajar bagaimana caranya untuk mengelola perusahaannya yang semakin menggurita tersebut. Karena Sang Papa memang belum menyerahkan kepemimpinan kepada Reynand. Dengan alasan bahwa, Reynand harus mempelajari lebih dalam seluk beluknya menjadi seorang pemimpin perusahaan yang sangat besar. Karena tugasnya memang berbeda dengan tugas Reynand yang dulunya menjabat sebagai seorang CEO. Maka sekarang Reynand harus belajar hal yang lebih lagi jika ingin mengurus perusahaan keluarganya. Belum lagi tuntutan seorang cucu yang terus saja menjadi pertanyaan wajib dari papa dan mamanya.

