265. Kau masih istriku!

1084 Kata

“Baiklah. Aku akan tunggu sampai kamu pulang kantor. Bagaimana pun kita harus bicara. Ini bukan hanya tentang kita. Tapi juga soal anak aku yang kamu bawa!” Tegas Reynand dengan tatapan tajamnya. Segera ia bangkit berdiri dan keluar dari ruangan Keysa. Dengan perasaan campur aduk. Antara senang karena ia bisa menemukan Kanaya kembali. Namun juga kecewa akan sikap Kanaya barusan. Seolah ia ditolak mentah-mentah oleh wanita itu. Dan juga marah. Sebagai seorang pria, egonya jelas merasa tersentil akan penolakan Keysa tadi. Namun, ia sadar diri. Bahwa yang terpenting saat ini adalah masalah perusahaannya yang bisa terselesaikan dengan baik. Karena belas kasihan Keysa terhadap para karyawannya. Sedangkan Keysa. Wanita itu hanya akhirnya bisa bernafas lega. Setelah melihat punggung Reyn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN