80. Wejangan Budhe

1807 Kata

Suasana di ruang makan rumah bunda Kanaya sangat ramai. Ruang makan itu kini berubah layaknya sebuah pasar yang sangat ramai. Dimana Adik-adik Kanaya yang terlalu senang bisa bertemu dengan kakak perempuannya yang cantik. Maka dari itu, mereka berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan perhatian dari Kanaya. Riuh celotehan anak-anak itu sedikitnya sanggup membuat Kanaya mengalihkan sejenak rasa sakit hatinya pada Reynand. Pasalnya, saat semua adik-adiknya pulang sekola tadi, mereka sangat terkejut melihatnya ada di rumah. Mereka langsung saja berebut ingin memeluk seorang wanita cantik yang sedang duduk bersama bunda dan seorang pria tampan yang tidak mereka kenal di ruang tengah. Entah sedang membicarakan apa. Yang jelas, kakak perempuannya itu tampak semakin kurus dan wajahnya terlihat sedih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN