Mobil berhenti tepat di pinggiran pantai, meskipun di larang, Arkan tetap melanggarnya. Hahaha tak apa lah, sesekali ini. Arkan duduk di atas pasir putih dengan pemandangan pantai yang membentang luas. Laut biru dengan cerah matahari yang menyinari bumi membuat sosok Zara semakin bersinar dengan senyum indah di wajahnya. Saat sampai, kakaknya itu langsung keluar dan melepas sepatunya dengan asal kemudian berlari menyusuri pinggiran pantai. Arkan menatap sendu kakaknya dengan tangan yang mencengkram kuat hingga buku jarinya terlihat memutih seolah kehabisan darah. "Zar!!! sini!!!" "Nanti!" "Sini dulu!" Teriak mereka dengan bebas karena tak ada pengunjung lain selain Arkan dan Zara. Zara pun akhirnya pasrah dan mulai berjalan mendekat ke arah Arkan. "Ada apa sih? lagi seru juga." "

