| ٢٦ |

1200 Kata

"Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah; dan infakkanlah harta yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa dijaga dirinya dari kekikiran, mereka itulah orang-orang yang beruntung." (QS. At-Taghabun 64: Ayat 16) "Itu zina, zina, Riz. Kau sungguh berdosa." "Nak, Dajjal!" Sontak Rizwan tersadar karena mendengar makian seolah menuduhnya anak Dajal, ia segera menarik knop pintu. Ada Wahyu dan Ridho sedang duduk santai di samping pintu kamarnya. Mengingat kamar mereka di samping kiri Rizwan. "Ehh ... Tad, ngopi?" tawar Ridho, sambil mengaduk kopi hitam miliknya. Biasanya Rizwan akan sewot, tegas kepada semua santri yang mempermainkannya. Namun, tidak kali ini. Ia memilih duduk tanpa alas bersama dua santrinya yang terkenal friendly dan lucu juga.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN