Pasca pertandingan pertama hari ini banyak pihak yang protes dan menganggap aturannya terlalu membahayakan. Seperti yang terjadi di ruangan Kaisar Han bersama istrinya. Mereka berbicara mengenai kompetisi terakhir itu. "Astaga! Kaisar Hongli bisa-bisanya menempatkan anaknya dalam bahaya! Aku yang bukan orang tua kandungnya saja mau mati rasanya," tutur sang permaisuri. Kaisar Han tersenyum. "Benar katamu, Istriku! Dia memang tega, tetapi di sisi lain - kita bisa mengetahui sifat dari dua pangeran itu." "Ya, Kau benar, Suamiku. Pangeran pertama benar-benar hanya ingin menang saja tanpa mengkhawatirkan nasib saudaranya sendiri." "Sebagai seorang calon penerus tahta, sifat seperti itu memang diperlukan. Apalagi dalam hal berperang." "Wah, bicara apa kau, Suamiku?" "Dalam peperangan, sia

