We Meet Again Seorang bidan muda tengah berlari bersama seorang lelaki dan dua orang perawat yang tengah mendorong brankar berisi ibu hamil yang akan melahirkan. Sang ibu langsung dibawa ke ruang bersalin. Sedangkan sang bidan dan si suami pergi ke bagian administrasi terlebih dahulu. "Sudah beres administrasinya, sekarang Bapak temani istrinya dulu ya. Prosedur sesar tinggal menunggu persiapan dari pihak rumah sakit." "Terima kasih Bu." "Sama-sama. Mohon maaf saya tidak bisa menemani. Saya harus kembali ke puskesmas." "Oh iya Bu." "Mari Pak." "Oh iya Bu, hati-hati." Bidan muda itu tersenyum dan segera menuju ke mobil ambulance. Saat akan mencapai pintu masuk Margono seseorang memanggilnya. "Halo Cantik. Nganter pasien ya?" "Eh ... Dokter Danu. Iya." "Kenapa pasiennya?" "Sungsa

