BAB 46 B

1030 Kata

TERJERAT CINTA WANITA PANGGILAN 46 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Sedangkan Maya menatap punggung kecil yang selalu ada untuknya penuh haru. Ia tidak menyangka kalau sikapnya tidak berubah sama sekali. Selalu peduli dan perhatian. Hal inilah yang membuatnya kadang terlalu malu untuk bertemu. Ia malu karena selama berteman hanya seperti telinga, selalu mendengarkan tanpa bisa memberikan sesuatu. "Terima kasih, Sa ... kamu sampai sekarang tidak pernah membedakan aku orang berpunya atau tidak. Kamu selalu baik dan tidak pernah bertanya banyak hal," lirihnya sembari mengusap pipi yang basah karena air mata. Bertemu dengan wanita seperti Elsa adalah berkah tersendiri hingga sekarang. Meski kasta berbeda tapi tidak memutuskan ikatan yang ada. Bahkan setelah menghilang tanpa kabar, hanya ada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN