TERJERAT CINTA WANITA PANGGILAN 47 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Ia masih tidak menyangka kalau dunia lebih kecil dari daun kelor. Wanita yang begitu dirindukan Mayasha, kini berada di atap yang sama. Seandainya ia di sini, pasti wajahnya akan berantakan tergulung derasnya air mata. "Tunggu aku, May ... aku akan kembali bekerja keras untuk mencari keberadaanmu. Di mana pun kamu sekarang, semoga selalu dalam keadaan baik," lirihnya ketika hendak membersihkan diri dengan air hangat. Kenangan lalu yang bersembunyi di dasar hati, kini kembali naik ke permukaan. Memperjelas cinta yang memang masih sama besar seperti sebelumnya. Bahkan bertambah besar layaknya gunung. Semua itu larut bersama air yang memberi kehangatan dan kesegaran di sekujur tubuh. Setelah selesai, Lian memilih menghub

