TERJERAT CINTA WANITA PANGGILAN 48 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Lian sendiri meneliti kesungguhan pria yang membuat sang ibu mengambil keputusan untuknya agar melepaskan hidup dan cintanya. Sorot mata pria di depannya tersirat permohonan maaf meski bibir tidak bicara. "Kamu serius mau bantu? Entar kamu acak-acak lagi. Bukannya acara lancar malah ambyar," potong Marvin masih sedikit kesal mengingat kegilaan pria yang membuat Yesha hampir celaka dan menghilang sekaligus. "Aku serius. Anggap aja ini permintaan maaf dariku karena ulahku dulu," jawab Nevan penuh rasa sesal. "Kalian pergilah jika ada urusan penting. Aku akan menata semua ini di ruang tamu dan menunggu kalian pulang. Kebetulan aku lagi kosong hari ini," ucapnya lagi dengan wajah serius. Merasa ada kesungguhan dari ucapan

