Ketika sedang nyaman dalam posisi tidur dan ditemani sang mimpi indah, Adela terbangun. Tangan kanannya mengusap permukaan perut yang tiba-tiba terasa lapar sekali, padahal sebelum tidur tadi dia sudah mengisi perut dengan porsi yang cukup banyak. Mie tiaw. Seketika Adela ingin sekali dengan makanan yang satu itu. Membayangkan memakannya saja sudah membuatnya meneguk air liur. "Mas, Mas Rayhan ...." Adela menggoyangkan bahu sang suami beberapa kali, hingga pria itu terbangun. "Ayo cari mie tiaw. Aku pengen banget makan mie tiaw." Menunjukkan senyum lebar dan mata yang dikedipkan beberapa kali--seperti tengah memohon dengan manja. Rayhan menautkan alisnya, kemudian melirik jam yang sudah menunjuk ke angka satu. "Harus sekarang, Sayang?" Adela mengangguk mantap. "Iya, aku penginnya seka

