Setelah selesai memberikan pelajaran pertama untuk Michel, Adrian langsung menghubungi Edward. karena pria itu benar-benar menutup rapat supaya tidak ada yang mengetahui apa yang terjadi pada dirinya. Adrian pribadi tidak akan diam saja melihat perusahaan Edward ada yang mengganggu. Perusahaan yang dirintis lagi mulai nol bersama Serin. Adrian tidak akan membiarkan perusahaan itu sampai hancur. Adrian menekan nomor telfon Edward. Dan tidak berselang lama panggilan pun terhubung. Seperti biasa. Suara Edward terdengar tenang seperti tidak ada masalah sama sekali. “Apa ada yang terjadi dengan, Serin?” tanya Edward. “Tidak ada yang terjadi. Aku cuma ingin membicarakan sesuatu denganmu. Sesuatu yang penting yang sudah kau tutupi kepada kami,” ucap Adrian. “Hahaha...!!! Ternyata kau sudah men

