Setelah pemindahan pasien selesai, sang perawat pun mempersilahkan Dehan untuk masuk dan menjaga Alika di dalam sana. Dehan melangkah gontai dan merasakan kakinya mulai gemetar. Masalah-masalah yang Alika hadapi kembali bermunculan di benaknya. Masalah pemerkosaan, pelecehan yang Dehan lakukan saat di kantor, dan tindakan kasarnya selama ini pada Alika, semuanya terangkum menjadi satu di benaknya. "Maaf, Alika," Dehan menggumam sambil terus memandangi wajah Alika yang terlihat tenang dalam tidurnya. Rasa penyesalan belum hilang dari hati Dehan. Ia tak tahu harus mengatakan apa saat Alika sadar nanti. "Aku tidak akan sanggup jika harus berkata jujur padamu, Alika. Aku yakin, kau pasti akan merasa terpukul setelah mendengarnya. Maaf, karena aku terlambat menyadari semuanya. Jika kau ingin

