Dikala pagi menjelang, cahaya sang surya pun mulai menerobos masuk melalui celah jendela kamar yang ada di kantor Dehan. Cahaya itu menyinari tubuhnya yang tidak mengenakan sehelai benang, dan hanya ditutupi oleh sebuah selimut tebal hingga ke d**a. Dengkuran teratur pun terdengar jelas dari pria tampan itu. Sepertinya, dia memang sangat kelelahan setelah melakukan aktivitas intimnya dengan seorang wanita yang dianggapnya sebagai Alika. Dehan sedikit menggeliat ketika seseorang membelai lembut pipinya. Matanya perlahan terbuka seraya mengerjap untuk bisa mengembalikan kesadarannya pagi ini. Ia menoleh ke samping kirinya, dan mendapati seorang wanita cantik dengan d**a yang terekspos dan hanya dilapisi oleh selimut tebal. Semula, Dehan bersikap biasa saja. Namun, sepersekian detik berikutn

