14

1061 Kata

Pagi ini Nuni sudah siap dengan seragamnya. Ia memoles tipis wajahnya dengan make up natural. Nuni menunggu Alex di depan rumahnya. "Yee si kambing lama banget dah gak tau apa kalo gue gak suka nunggu. Awas aja Kak Alex sampe sini langsung gue ilangin kepalanya. Ini juga Babeh sama Bang Theo udah berangkat pula jadi gak bisa nebeng kan kalo Kak Alex gak jemput. Huwaaaa Alex terkampret, tergovlog, ternyebelin, teridiot, terngeselin, terbyadab, tersayang, terngangenin awas aja gue pites kek kutu nanti." Nuni sedari tadi tidak berhenti menyumpah serapah Alex. Beberapa menit kemudian Alex datang dengan tampang tidak bersalah sama sekali. Ia dengan santainya menyuruh Nuni cepat. "Gece Yang, kita mau telat ini." Alex menghampiri Nuni lalu mencium keningnya. Tanpa aba-aba Nuni menjambak rambu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN