17

934 Kata

"Sayang, mending kamu bunuh aku aja deh." "Bunuh Kakak? Enak aja, nanti Kakak mati dong. Terus aku gak bisa nyiksa Kakak lagi, big no!" ucap Nuni santai lalu meninggalkan kantin diikuti ketiga temannya yang tengah menahan tawa. "Kok cewek gue sadis sih?" Alex menatap kepergian Nuni sambil melongo. Bel pulang sekolah berdering. Alex segera keluar kelas tanpa menoleh sedikitpun pada guru yang masih membereskan beberapa barangnya. "Tumben Alex betah di kelas, biasanya bolos. Apalagi pelajaran saya." Pak Rendi, guru sejarah, mengerutkan keningnya. "Itu mah gara-gara si Nuni yang nyuruh Pak. Alex kan walaupun sangar gitu tapi takut sama ceweknya. Yah, walaupun saya juga sih sebenernya. Lagian si Nuni serem Pak kalo marah ngelebihin Alex," jawab Rendra santai. "Nuni? Yang kelas 10 itu? Bis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN