25. Baby Blue

1338 Kata

Author Pov "Bangun dulu." Aira merasakan usapan lembut di sisi kepalanya. Salah satu perubahan yang dialami setelah tinggal di rumah, dia nggak bisa bangun siang. Dean selalu berangkat ke kantor pukul delapan pagi. Mau nggak mau dia juga harus bangun pagi untuk menemani sarapan bersama ibu dan Aliyah. Walaupun nggak ada yang menyuruhnya bangun pagi tapi Aira tahu diri. Meski tidak pandai memasak dia akan ikut duduk di dapur, sekedar membantu potong bawang atau goreng tempe dengan ibu. Namun semalam dia begadang mengecek laporan keuangan dari florist. Baru tidur jam dua dan sekarang harus bangun jam enam pagi. "Aku mau ke Lombok Timur, harus berangkat pagi," kata Dean yang sudah mengenakan kemeja navy. Menguap lebar, Aira melihat pantulan bayangan suaminya di cermin. "Kayaknya nanti n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN