Author Pov Air mata Aira ikut menetes saat melihat Aliyah menangis haru memeluk ibu. Kini adik iparnya itu sudah sah menjadi istri Amran. Akad digelar sederhana di Pandawa. Hanya dihadiri keluarga dekat dan sahabat. Orangtua Amran sudah tiada dan diwakilkan oleh om dan tantenya. "Onty, Ilisa mau gendong." Aira menunduk menatap keponakannya yang cantik dengan kebaya biru selutut dan kain jarik. Seragam yang sama seperti yang dipakainya. Aira baru akan mengangkat Irisa ke gendongannya saat Dean lebih dulu melakukannya. "Mama kenapa nangis?" tanya Irisa pelan. "Mama bukan nangis sedih, tapi nangis bahagia," jelas Aira. Setelah akad dilanjutkan doa dan foto bersama. Kemudian makan bersama. Tidak ada resepsi yang digelar oleh Aliyah dan Amran. "Aira sama Aksa foto dulu berdua," kata Ibu

