Author Pov Flashback Lorong rumah sakit terasa lengang. Hanya terdengar langkah-langkah kaki terburu. Jam dinding sudah menunjukkan pukul dua pagi. Aira menoleh ke Dean yang sedari tadi duduk diam dengan wajah tegang. Tak berbeda jauh dengan Aliyah dan sang suami di kursi sampingnya. Semenjak dua hari yang lalu Aira selalu datang ke rumah sakit menemani ibu Dean. Yang sejak jam sepuluh tadi sudah masuk ruang operasi. Sudah sekitar empat jam berlalu menunggu dengan degup jantung yang mencipta keresahan. Walaupun bukan anggota keluarganya, Aira ikut merasakan kekhawatiran. Suara pintu yang dibuka membuat Dean seketika berdiri. "Operasinya berjalan lancar, kita tunggu untuk siuman." Perkataan dokter membuat empat orang yang sedari tadi menunggu menghela nafas lega. Aliyah mengusap air

