Nayya yang baru saja turun dari mobil terkejut ketika Sonia tiba-tiba menghambur memeluknya. “Sonia tolong aku, aku takut sekali…” Sonia terlihat sangat ketakutan. Tubuhnya sampai gemetar. “Hei.. kau kenapa? Sini…sini kita duduk dulu,” ucap Nayya khawatir. Mereka duduk di kursi taman di bawah pohon, Sonia tampak menggenggam erat tangan Nayya, ia terlihat gelisah dan tidak tenang. Matanya sesekali melirik ke sana kemari dengan cemas. “Sonia, sebenarnya ada apa? coba cerita padaku. Kenapa kau ketakutan seperti ini?” kembali Nayya bertanya. “Nayya, ada seseorang yang selalu mengikutiku. Aku takut sekali. Kata Reno dia adalah vampire yang menginginkan darah,” ucap Sonia. “Apa?” Nayya terkejut, ia pun tanpa sadar menatap sekitarnya dengan gelisah, tapi setelah melihat Asyaq yang sejak ta

