BAB 24

4609 Kata

RIMA   “Lha kenapa nangis, mbak?” Aku terkejut melihat Ayu, salah seorang pegawai Tante Irma, yang tiba-tiba muncul di sebelahku dan mengusap punggungku. Dengan tergesa aku menghapus air mataku dan tersenyum kepadanya “Ini, sedih banget filem-nya!” ujarku sembari menunjuk film Korea yang tayang sore ini. Salah satu adegan yang membuatku menangis adalah saat si wanita terpaksa meninggalkan kekasihnya hanya gara-gara hasutan wanita lain. Entah kenapa hatiku merasa sakit. Mungkin karena aku merasakan apa yang wanita itu rasakan. Merasakan bagaimana sakitnya hati yang harus meninggalkan kekasihnya. Dan itu membuat air mataku kembali turun. Aku selalu menyumpahi kesenanganku akan sinteron dan menyumpahi rasa empatiku yang berlebihan akan cerita itu. Bagaimana bisa, seorang wanita yang sud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN