Pagi itu Allena telah kembali dengan pakaian rapihnya dan bersiap untuk berangkat. Senyumannya melengkung sempurna, bahkan rona wajahnya benar-benar sangat menggambarkan kebahagiaan yang mengisi setiap relung dihatinya. Entahlah ... entah kenapa ia bisa sebahagia ini. Entah karena kejadian kemarin atau hal lain. Allena terkekeh pelan ketika mengingat kemarin Jason yang begitu kepayahan karena semua yang ia lakukan. Padahal kegiatan mereka belum sempat sampai ke inti, tapi Jason sudah menyerah. Ia ingat kemarin Jason beralibi bahwa semua yang ia lakukan membuatnya gila dan terasa lain daripada yang dia dapatkan dari wanita-wanita diluar sana, sementara semua yang ia lakukan hanyalah gerakan penuh keragu-raguan dan kehati-hatian. Karena bagaimanapun itu adalah pengalaman pert

