Dugaan

800 Kata

Dugaan "Bapak! Buruan!" seru Ina sekali lagi, saat tidak menemukan gerakan apa pun dari Sean. Pria itu pun akhirnya tersentak kaget, dan dengan cepat membantu Ina mengangkat lemari di bagian sisi lain dengan mudahnya. Tentu saja, lemari itu tidak akan menyulitkan Sean sedikit pun, karena baik dari badan atau pun gender Sean lebih unggul dari Ina. Lebih dari itu, lemarinya sendiri terbuat dari plastik, dan isinya tidak terlalu banyak. Namun tetap saja, untuk anak sekecil Kean akan lumayan sakit jika tertimpa. "Kamu bantu Bik Suti saja, biar saya yang angkat ini." Kali ini Sean yang memberi perintah. Seraya menekan gejolak dalam d**a, yang sebenarnya ingin sekali segera menginterogasi Ina tentang keberadaannya disini. Ina tidak membantah, mengikuti titah Sean dengan senang hati, dan mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN