Elzio kecil berlari semangat dengan kaki mungilnya. Senyum anak itu tampak lebar dengan mata yang berbinar senang. Bersama Golsum dan Ediza, ia mencicipi setiap makanan yang dijajakan dalam Festival Musim Semi. "Ibu, boleh aku membeli ini lagi?" tanya Elzio yang kala itu berusia 10 tahun. Di jarinya ada sebutir permen buah berwarma hijau. Pertanyaan tersebut mendapat anggukan dari sang ayah, tapi tidak dengan ibunya. Ediza berjongkok dan tersenyum lembut. "Kau tidak boleh terlalu banyak makan makanan manis, El. Itu tidak baik. Bagaimana jika kita mencari makanan lain?" Ediza mengusap pipi anaknya yang mengembung karena mendapat larangan tersebut. Padahal dia belum puas mencicipi semua permen-permen manis dengan berbagai rasa buah itu. Namun, dengan wajah tertekuk Elzio tetap menganggu

