Paginya aku masih tidak menemukan Alarick dimanapun. Tapi karena Alarick mau memenuhi permintaanku. Aku akan bersikap baik padanya. Aku menghubungi penjahit dari Athena untuk mengirimkan baju laki-laki. Dan aku juga meminta koki untuk membawakanku makanan untuk tengah malam nanti. Setidaknya hanya itu ucapan terimakasih yang bisa aku ucapkan. Setelah itu, aku hendak pergi menemui Louise tapi ayahku tiba-tiba mengajakku minum teh. Aku ingin menolaknya. Tapi melihatnya datang langsung mengajakku aku tidak tega menolaknya. “Apa ada masalah?” tanyanya setelah kita saling diam sekitar 30 menit. “Tidak ada.” jawabku. “Jika ada masalah, kau bisa memberitahu ayah. Ayah akan mencoba membereskannya untukmu.” “Aneh.” kataku. Erick menatapku bingung. “Ada apa?” Aku tersenyum. “Tidak ad

