Pertama kali melihat Alegria, Ziel sangat terpesona melihatnya. Alegria adalah perempuan yang sangat cantik. Selain cantik, gadis itu polos dan baik hati. Ziel menyukainya. Alegria menjadi teman dekatnya. Dan tanpa ia sadari gadis itu menjadi semakin terikat padanya. Meski begitu, Ziel menyukainya. Semakin beranjak dewasa kecantikan Alegria juga semakin mempesona. Tapi sayang, kecantikan itu bagaikan racun menurutnya. Alegria sangat menggilainya sehingga sering menyakiti orang lain. Gadis cantik dan baik hati itu tak lagi ia kenali. Alegria tumbuh dalam kecemburuan dan ke irian hati. Dan tanpa Ziel sadari ia membenci gadis itu. Tak hanya membencinya, Ziel juga jengah, dengan sikap gadis yang selalu mengikutinya sehingga Ziel hampir tidak memiliki privasi. Meski begitu, Ziel mentolelir semu

