“Kalau begitu, bagaimana kalau kita bertunangan?” tanya Blaze. “Tunangan?” “Kenapa? Apa ada seseorang yang anda cintai?” tanya Blaze lagi padaku. “Tidak. Aku tidak mencintai siapapun.” “Itu bagus.” Aku menutup mataku lama. Sebelum membuka mulutku lagi. “Saya akan bertunangan dengan anda. Tapi, saya tidak akan menikah dengan anda.” “Kenapa?” “Saya tidak berniat menikah.” Blaze tertawa. “Baik.. kalau begitu, kita akan bertunangan sampai tujuan kita tercapai.” kata Blaze. Tentu saja setelah acara itu, Deon dan Viorel yang mendengar apa yang aku bicarakan dengan Blaze terkejut. Viorel dan Deon kompak melarangku. Tapi karena keputusanku sudah bulat, maka aku akan tetap melakukannya. Kabar rencana pertunanganku dengan Blaze cepat tersebar. Aku rasa itu hanya rumor yang dibuat-buat

