BAB 43

1099 Kata

“Alarick,” panggilku. “Beraninya manusia sepertimu menganggu tidurku!!” bentaknya. “Ah itu, maafkan aku.” kataku. Aku mendengar suara langkah kaki mendekat. Aku panik lalu melihat ayahku bersama dengan paman Val. “Tuan apa yang terjadi?” “Aku tidak tahu. Tapi, batu dan es itu baik-baik saja.” jawab Erick. Aku menatap mereka bingung. “Mereka tidak bisa melihat kita.” Aku langsung menengok kebelakang. Serigala itu menghilang lalu berubah menjadi manusia yang tampan. Dia memiliki rambut hitam panjang dan mata biru yang indah. Dia hanya memakai baju seperti piyama tidur tipis. Ah lebih miripnya baju-baju seperti dewa dewi Yunani kuno. Badannya terlihat jelas. “Kamu... Siapa?” tanyaku. Dia menatapku remeh. “Bukankah kau yang membangunkanku Dominique rendah?” “Alarick?” “P

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN