BAB 73

1182 Kata

Rapat dimulai kembali. Kali ini, para bangsawan masih mendesak Erick agar mau membuka Turnamen Akbar. “Kenapa kalian tidak sekalian membangun kerajaan kembali?” tanya Erick dingin. Aura intimidasinya keluar. Para mantan bangsawan itu diam. “Kenapa diam? Bukankah sedari kemarin kalian ingin membuat Turnamen Akbar?” tanya Erick lagi. “Tuan Erick.” Erick bangun, ia lalu mengeluarkan Pedang Suci Athena. Pedang yang merupakan perwujudan Roh Cahaya dan Kebijaksanaan Uri. Para bangsawan itu takjub melihatnya. Meski hanya legenda, pedang itu nyata. Dan menurut peraturan. Siapa saja yang bisa memiliki pedang itu, maka dia berhak atas tahta. “Baik, jika kalian memaksa, maka aku akan menjadi Raja kalian dan membuka Turnamen Akbar kembali.” kata Erick dengan tersenyum. Erick lalu menyuruh s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN