Chapter 47

2071 Kata

Selesai minum, Aisyah kembali ke kamarnya. Ia segera membuka pintu kamar, lalu menguci pintu itu saat ia sudah berada di dalam. Bukan apa-apa, ia takut saja nanti ada orang masuk terus mendapatinya bersama cowok dalam kamar. Hanya wanti-wanti saja. Kalau Papi-maminya sih pasti memaklumi, karena sudah tahu cowok itu Ali dan Ali itu adalah suaminya secara sah. Tetapi kalau seandainya yang datang bukan keluarga intinya, bisa gawat banget. Bisa jadi aib. Di dalam kamar, Aisyah mendapati Ali masih rebahan dalam keadaan tengkurap di atas kasurnya. Cowok itu masih sama diposisi tadi. Hanya posisi kepala yang berubah. Tadi miring ke kiri, kini ke kanan. Aisyah yang melihat cuma geleng-geleng kepala. Ia ada rasa sedikit kesal pada Ali, karena Ali naik ke tempat tidurnya pakai sepatu. Itu yang memb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN