Sudah cukup lama Aisyah menunggu Ali siuman. Namun Ali tak juga sadarkan diri. Sampai Aisyah menangis karena takut Ali kenapa-kenapa. Aisyah putuskan akan ke luar mencari signal dan menghubungi orang terdekat. Bergegas Aisyah berjalan dengan amat cepat sambil memeriksa handphonenya. Sudah keluar dan menemukan jalan raya barulah Aisyah mendapatkan jaringan handphonenya. "Aku harus menghubungi Mami-Papi," ucapnya. "Tidak-tidak aku harus kebih dulu memberitahu ummi sama abahnya Ali. Mereka yang berhak lebih tahu." Aisyah mengecek handphonenya. "Ya ampun aku gak ada nomor HP mereka," ujarnya baru teringat. Aisyah berlari dan kembali ke tenda. Ia mencari handphone Ali. Cari di kantong celana Ali ternyata tidak ada. Handphone itu rupanya ada di dalam tas Ali. Sudah ketemu Aisyah cepat kemb

