Tamat

1916 Kata

 Kecepatan motor yang tidak terlalu lambat dan tidak juga terlalu cepat, membuat seorang gadis yang duduk berboncengan dengan Ali menjadi merasa nyaman. Ia bisa melentangkan kedua tangannya secara bebas tanpa takut akan jatuh. Hawa angin berhembus seakan membawanya terbang hingga merasa seperti bidadari sedang berkunjung ke bumi. Hanya untuk melihat pria tampan yang hidup di muka bumi, yaitu Ali. Hari ini Aisyah dipenuh dengan kebahagiaan. Taman yang tadi dikunjunginya membuatnya merasa sangat senang. Bukan hanya karena pemandangan taman itu, namun karena ia bisa berpergian bersama seorang pria yang sangat dicintainya. Itulah yang sangat membuatnya bahagia. Kini tangannya kembali merapat dan melingkar di pinggang Ali. Memeluk erat rasa tak ingin jauh dari lelaki yang sedang fokus menge

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN