Dingin, tapi Aisyah merasa kehangatan. Jalanan sepi, hanya terdengar suara motor Ali yang melaju menyelusuri jalan pulang. Tak ada percakapan antaranya dan Ali. Ia hanya diam, begitu juga dengan Ali yang terlihat hanya fokus mengendarai sepeda motor. Semakin dingin, Aisyah mencekram kuat jaket biru Ali. Perlahan-lahan Aisyah semakin mendekati punggung Ali. Hangat, ia langsung merasa nyaman saat didekat tubuh Ali. Ali tersenyum melihatnya. Aisyah tak sengaja melihat senyuman cowok itu dibalik kaca spion. Aisyah memundurkan tubuhnya kembali ke posisi semula. Ali terlihat kecewa, tapi ia tak peduli. Tubuhnya terasa dingin lagi. Tiba-tiba Ali menghentikan motornya. Turun, Ali lalu melepaskan jaket birunya dan memberikan jaket itu pada Aisyah. Seolah-olah Ali tahu apa yang sedang Aisyah rasak

