ATDK BAB 33

1065 Kata

"Lo tau Ramdan ?" Sinta menatap tajam Ramdan, "Gue udah ga takut sama lo. Gue mau kita cerai."  Hening beberapa menit  "Sinta," Ramdan mulai bersuara, menghadapi Sinta yang tengah berapi-api didalam hati.  "Aku sayang kamu."  Jantung Sinta seakan berhenti berdetak, mulutnya bungkam, tubuhnya kaku dan tidak bisa lagi merasakan sesuatu.  "Aku sayang kamu, Sinta." Ramdan mulai berjalan mendekat. "Ale bukan memihak aku, dia tetap teman kamu. Tapi dia tahu disini aku menyayangi kamu."  Tanpa pikir panjang, Ramdan merengkuh tubuh Sinta yang berdiri dihadapannya. Sambil mengelus kepala dan punggung Sinta Ramdan berkata, "Jangan meminta cerai, kita bisa bahagia jika kita mau menjalaninya bersama."  Ramdan melepaskan rengkuhannya, menuntun tangannya menuju kedua pipi Sinta kemudian keduanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN