"Sinta, kamu harus tabah, kamu harus ikhlas. Kamu tidak sendiri disini." "Keluar, kumohon. Aku ingin sendiri." Sinta kemudian kembali berbaring dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut. Ramdan mengangguk. Namun sebelum Ramdan keluar dari kamar Sinta, dari atas nakas, ponsel Sinta berdering. "Bilang aku ga bisa diganggu." Titahnya tanpa kata tolong. Ramdan meraih telpon tersebut "Halo, assalamualaikum." "Sinta sedang tidak bisa diganggu untuk saat ini." "Iya baik." "Sama-sama, waalaikumsalam." Ramdan menyimpan kembali ponsel Sinta kemudian keluar dari ruangan Sinta. Diruangannya, Ramdan menelpon dengan seseorang. Seseorang yang mungkin bisa membantu mengembalikan semangat hidup Sinta. Falshback On Ponsel Sinta berdering dan telpon tersebut tak lain dan tak bukan b

