Pertikaian antar Sahabat

1163 Kata

Dua buah nampan berisikan piring dan gelas kosong sudah tersimpan di atas meja yang ada di dalam ruangan itu, ruangan yang lampunya masih menyala dengan redup, dan jendela yang terbuka sehingga cahaya bulan dapat masuk ke dalam ruangan tersebut. Satu dari dua lelaki dewasa itu berada di atas ranjang besar, sedangkan satu yang lainnya terduduk di kursi di samping ranjang itu. “Jadi, anda akan menggantikan posisi Ronce untuk sementara waktu? Bukankah itu hal yang bagus?” Hari memang sudah terbilang larut, tetapi Raja yang bernama lengkap Vand Aruba itu merasa bahwa masih ada yang harus ia dan sahabatnya itu bahas. Menurutnya tidak ada waktu untuknya beristirahat saat ini. Meskipun Jiwoo, lelaki yang ada di ruangan itu bersamanya telah mengingatkannya berkali-kali agar dirinya beristiraha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN