“Mungkinkah jika batu ini adalah bagian dari pohon itu Baginda?” Haris yang melihat keduanya terdiam pun menghampiri Raas yang memperhatikan pohon tersebut. Ia mengusap-usap beberapa akar yang menghalangi lubang tersebut dan melirik pada Jiwoo. “Menurutku juga begitu.” Mereka memandang pada Raas dengan tatapan ragu, ketika mendengar keraguan dari ucapan Raas. Akan tetapi Raas adalah Raja mereka, jadi bagaimanapun keputusannya mereka harus diam dan setuju dengan itu. “Baiklah jika begitu masukan batu tersebut!” Disaat semua Raja terdiam, Zuella dengan berani mempersilahkan Raas untuk melakukan hal tersebut. Raas dengan perlahan meletakan batu itu pada lubang yang terdapat pada pohon apel tersebut, dan ukurannya pun sangat pas. Saat batu tersebut diletakan pada lubang yang berada tepat d

