Khawatir

1066 Kata

Tidak lama setelah kepergian Ea dari ruangan di mana Ziona, Zuella dan para Pemimpin lainnya berada, Raas datang ke sana dan mendapati raut wajah Sang Bunda yang terlihat sangat amat kesal, lantas Raas pun bertanya padanya. “Ada apa Bunda? Anda terlihat kesal.” Ziona menatap pada Raas yang masih berdiri di pintu masuk itu, kemudian ia hanya menggelengkan kepalanya pelan, dan menjawab bahwa masalah yang ia permasalahkan bukanlah hal yang besar sehingga Raas tidak perlu berbuat apa-apa. Karena ia tidak ingin ada pertengkaran yang terjadi di antara kedua anak lelakinya itu hanya karena permasalah sepele seperti tadi. Ziona masih menatap pada Raas yang tersenyum dan berjalan untuk duduk di hadapannya, kemudian ia teringat dengan Raja yang Raas tangani itu. “Ah benar, bagaimana keadaan Find

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN