“Mari Ea! Akan ku kenalkan kau dengannya.” Raas yang berkata pun segera menarik lengan Ea untuk kembali ke kamar Raja Aruba. Dan sang Pangeran hanya terdiam tidak bisa menolak permintaan Raja tesebut. Clek! Raas membuka pintu besar berwarna coklat megah tersebut, dan ia menatap para Raja yang terdiam ketika melihat kedatangan kakak beradik itu. Raas mengabaikan seluruh tatapan dari Raja yang ada di dalam kamar tersebut dan berjalan menghampiri Zuella. Masih dengan menarik Ea yang ada di belakangnya, kemudian ia berhenti di hadapan wanita cantik itu untuk memperkenalkan Ea. “Kakak, ini adalah Nara Ea! Adik kita, dan Ea… Dia adalah Nara Zuella, Kakak perempuan kita.” Raas tersenyum tipis memperkenalkan keduanya. Zuella tersenyum manis pada Ea ketika ia menatap wajah tampan sang adik yang

