Lorenzo masih berdiri tegak di samping mobil. Dia hari ini mendapat tugas penting untuk mengantar ke mana pun Rose pergi, itu adalah perintah dari papa wanita tersebut. Tempat pertama yang Rose datangi adalah sebuah butik ternama. Sepadan dengan sifat para wanita yang suka berbelanja dan memanjakan diri. Lorenzo tak ikut masuk karena Rose menginginkan pria itu berada di tempatnya. Seperti sebuah mode, Lorenzo akan bersikap profesional di saat jam kantor seperti ini. Tetapi ketika jam kerja telah usai, dia bisa menjadi dirinya sendiri dan tak perlu bersikap sekaku ini. Rose keluar dari toko sembari membawa dua tas belanjaan. Lorenzo langsung membukakan pintu penumpang di belakang untuk wanita itu. “Antarkan aku ke tempat temanku dulu oke,” ucap wanita ini ketika Lorenzo sudah masuk ke

