29

946 Kata

  Ketika pesta pernikahan akhirnya usai dan semua tamu kembali ke kamarnya masing-masing, Adelle masih tidak bisa melangkahkan kakinya untuk bergerak pergi. Rasanya ia tidak rela harus meninggalkan keindahan langit malam ini hanya untuk tidur. Seandainya bisa, ia ingin berada semalaman di tempat ini dan menatap aurora borealis itu menghilang meskipun ia harus mati kedinginan. Namun tentu saja hal itu tidak akan terjadi. Pertama, karena ia memiliki seorang suami yang kini memegang pinggangnya erat-erat. Dan kedua, suami seksinya ini jelas tidak akan membiarkannya mati. Suami. Oke, kini ia bukan hanya seorang gadis berusia dua puluh dua tahun, tetapi juga seorang wanita bersuami! Benarkah ini bukan mimpi? “Kau tidak ingin masuk?” Tanya Mike sambil mencium rambutnya. Tentu saja ini buk

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN