Suasana di keluarga Marcellio terasa sangat berbeda pagi ini. Biasanya di meja makan hanya ada Diana, Cherry, dan Devan. Tidak jarang Diana dan Cherry sarapan berdua karena Devan harus berangkat ke kantor lebih awal. Namun, Seika sekarang ikut sarapan bersama mereka. Suasana pun terasa lebih hangat dari pada bisanya. "Mama, Cherry mau roti sama selai cokelat lagi." "Tunggu sebentar, ya. Kakak buatin dulu." Cherry mengangguk. Seika pun segera mengambil satu lembar roti lalu menambahkan selai cokelat di atasnya sesuai permintaan Cherry. Biasanya yang menyiapkan sarapan untuk Cherry adalah pelayan. Tetapi yang menyiapkannya sekarang Seika. Gadis itu bahkan menyuapi Cherry saat makan. "Bagaimana rasanya? Enak?" "Enak sekali, Ma. Terima kasih." "Sama-sama. Makannya pelan-pelan, ya

