Sejak saat itu Devan bersikap sangat dingin pada Seika. Dia seolah-olah membangun dinding yang sangat kokoh di antara mereka. Devan sengaja melakukannya agar perasaannya tidak tumbuh semakin dalam pada Seika. Tidak mudah memang, tapi dia harus melakukannya demi memenuhi janjinya pada Elea. Seika sepertinya menyadari jika Devan berubah. Rasanya dia ingin sekali memarahi lelaki itu agar berhenti bersikap dingin pada dirinya. Namun, dia tidak punya hak untuk melakukannya karena dia bukan keluarga, teman, bahkan istri Devan. Lagipula Devan sudah memperingatkan dirinya agar tidak berharap terlalu banyak. Namun, entah kenapa dadanya sekarang terasa sesak. Apa mungkin dia cemburu karena Devan sampai sekarang masih mencintai mendiang Elea? Seika tanpa sadar menggelengkan kepala. Dia tidak mu

