Melinda menatap ponsel yang kini menunjukkan berita mengenai keluarga istana. Ia hanya bisa tersenyum melihat beberapa reaksi dari orang-orang melalui kolom komentar. "Aku jadi penasaran kapan kau akan menikah dengan Pangeran Andreas bila sudah seperti ini." "Tidak apa, Patty. Ini hanya masalah waktu. Aku hanya perlu bersabar. Andreas bilang mungkin tahun depan kita sudah dapat menikah." "Kau pasti akan mendapatkan banyak u*****n setelah dikabarkan menikahi Pangeran yang dingin itu." "Tidak masalah. Aku sudah kebal dengan ujaran kebencian seperti itu. Lagi pula menjadi keluarga istana rasanya tidak begitu buruk. Ah, aku jadi penasaran bagaimana jadinya saat Anthony menjadi Raja." Patty memberikan piring berisi potongan buah yang baru saja selesai di potongnya. Melinda kemudian dengan

