Zio bergegas pergi menggunakan salah satu mobil milik Fabrio selagi maminya sedang tidur. Tak lupa ia membawa barang-barang miliknya seperlunya saja. Zio melajukan mobilnya ke apartemen Vino. Tak butuh waktu lama ia sampai di sana. Zio menggedor pintu apartemen milik Vino tak sabaran. "Apaan sih lo!" ketus Vino yang merasa terganggu, pria itu sedang tidur. "Ngapain lo ke sini? Ganggu orang tidur aja." Zio menerobos masuk. "Gue perlu bantuan lo. Lo harus pergi bareng gue. Sekarang, Vino!" "Kemana? Gue nggak mau. Lagian ini udah malem dan gue juga udah ngantuk banget." "Banyak omong lo. Nanti gue jelasin. Sekarang beresin barang-barang lo seperlunya." Zio menerobos masuk dan langsung menuju kamar Vino. Vino melotot. "Lo mau bawa gue kemana? Aduh jangan jauh-jauh, Zi." "Gue perlu men

