"Tuan kami menemukan nona di sebuah rumah sakit." Calvin bangkit berdiri "Kamu sudah memastikannya?" Pria berjas hitam itu mengangguk, "Kami juga menemukan nama wali nona, sama seperti yang kita cari." "Ayo kita kesana." Calvin tak menunda lagi, dia harus segera memastikan, benarkah itu Marina. Satu minggu ini dia tak berhenti mencari, Calvin menyusuri seluruh kota, bahkan seluruh rumah sakit, memastikan dia benar- benar menemukan Marina. ****** Mata itu mengerjap pelan, sebelum terbuka dengan sempurna, terdengar samar- samar suara seseorang bicara. "Kenapa dia belum sadar juga dokter?" "Nona ini mengalami koma, pasca trauma Tuan." lalu suara lain lagi. "Jadi, apakah ini berbahaya?" tanyanya lagi. "Papa?" Pria yang sejak tadi berbincang dengan dokter menoleh dan terkejut mendapat

