"Marina?" Ya, gadis di depannya yang kini tengah tersenyum adalah Marina. "Hai ..." Senyum menghiasi bibir gadis itu, senyum yang begitu Calvin rindukan, tidak! Bukan hanya senyuman, tapi seluruh yang ada pada gadis itu begitu Calvin rindukan. Ingin rasanya Calvin berlari dan merengkuh tubuh kekasihnya itu, tapi Calvin berusaha menahan diri sebab takut Marina terkejut dan menjadi takut padanya. "Kau di-sini?" tanya Calvin dengan tercekat, Calvin bahkan masih tak bisa bergerak dan hanya berdiri terpaku di tempatnya sejak menyadari kehadiran Marina. Pantas saja dia seperti tak mengenali gadis itu dari belakang, sebab Marina memotong rambutnya lebih pendek dari sebelumnya. Dan Astaga! Calvin tak bisa berkedip melihat gadis yang begitu dia rindukan begitu cantik dan segar, berbeda dengan d

